Definisi pendidikan: Secara Etimologi, UU, dan Para Ahli

Definisi pendidikan: Secara Etimologi, UU, dan Para Ahli - Tidak asing lagi ketika kita mendengar ataupun membaca kata pendidikan. Secara umum kita bisa memahami bahwa pendidikan adalah proses pembelajaran dengan tujuan mengasa potensi pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekumpulan manusia yang diwariskan dari satu genereasi ke generasi  selanjutnya melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian.

Ada juga yang mengatakan bahwa pendidikan merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan secara sistematis dalam mewujudkan suasana belajar-mengajar agar para peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya. Dengan adanya pendidikan maka seseorang dapat memiliki kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian, kekuatan spiritual, dan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.

Definisi pendidikan: Secara Etimologi, UU, dan Para Ahli


  • Pendidikan secara etimologi
Secara etimologi/bahasa, pendidikan berasal dari bahasa latin Educatum yang terdiri dari dua kata yaitu E dan Duco. E memiliki arti sebuah perkembangan dari dalam ke luar. Sedangkan Duco yang artinya sedang berkembang. Jadi, pendidikan adalah proses mengembangakan pengetahuan atau potensi diri secara terus menerus.

  • -Pendidikan secara Terminologi
Secara terminologi/Istilah, pendidikan adalah upaya yang dilakukan untuk mengasah potenti dalam diri dan menjadikan setiap yang berpendidikan itu beradab.

  • -Pendidikan menurut UU
Berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Berdasarkan pengertian tersebut maka kita bisa memahami pandangan legal tentang pendidikan.

Maksudnya adalah suatu kesadaran manusia dalam berusaha untuk mewujudkan sistematis pembelajaran yang aktif dan efisien. Kemudian sebagai wadah untuk mengembangkan bakat,menggali potensi diri, mengetahui jati diri serta membekali diri dalam hidup bermasyarakat.

Baca Juga: Kebijakan Kuliah Online Unsrat


  • Definisi pendidikan menurut para ahli:

1. Ki Hajar Dewantara
Difinisi pendidikan menurut K.H Dewantara adalah proses penunjang kekuatan kodrat sebagai manusia yang memiliki akal, dalam menguasai pengetahuan pada peserta didik. Dengan tujuan agar manusia dapat meninggikan derajatnya melalui pendidikan yang setinggi-tingginya.

2. Martinus J Marimba
Menurutnya Pendidikan sebagai sarana untuk membantu atau menolong setiap orang agar dapat melaksanakan hidupnya dengan baik. Selain itu, juga dapat menentukan tujuan hidup sesuai yang diharapkan.

3. G Thompson
Ia mengemukakan bahwa pendidikan sebagai pengaruh kuat terhadap perubahan yang terjadi pada setiap diri manusia. Kemudian menghasilkan pemikiran-pemikiran serta penalaran yang berbeda-beda. Dengan hal itulah pendidikan makin berkembang sampai sekarang.

4. Jhon Dewey
Pendidikan menurut Jhon Dewey adalah proses yang membersamai pengembangan, peningkatan serta pertumbuhan yang terus menerus. Tanpa harus adanya tujuan ahir, karena memang pada hakikatnya pendidikan tidak pernah berahir selama dunia masih berputar.

Baca Juga: Pengertian Politik Menurut Ahli

Sampai disini jelas bahwa pendidikan sangat penting dan sangat besar dampaknya bagi kehidupan setiap individu. Sekian pembahasan kita tentang Definisi pendidikan: Secara Etimologi, UU, dan Para Ahli, semoga bermanfaat.

Fanli Untukmu pemahamanmu, untukku pemahamanku.

0 Response to "Definisi pendidikan: Secara Etimologi, UU, dan Para Ahli"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel