7 Cara Membangun Brand dari Awal agar Bisa Sukses

Cara Membangun Brand dari Awal agar Bisa Sukses - Dewasa ini, tidak sedikit kita temukan brand-brand yang mulai bermunculan. Setiap brand datang dengan strateginya masing-masing, memilih risiko dan berani memulai tanpa takut salah.

Cara Membangun Brand dari Awal agar Bisa Sukses


Anda mungkin pernah menjumpai karakteristik brand yang muncul dengan hal-hal unik dan bahkan terkadang anda tidak pernah terpikir membuat seperti itu. Lantas apa yang dimaksud dengan brand?


Apa itu Brand?


Anda bisa saja melihat istilah ini dengan menelusuri pencarian google untuk kata kunci ‘Brand’. Namun simpelnya brand adalah sebuah istilah lain dari kata ‘Merek’. Yang berarti brand adalah sebuah identitas suatu produk ataupun nama dari produk/jasa tertentu. 
Dengan kata lain, brand berperan penting terhadap proses berjalannya suatu bisnis/usaha.

Anda mungkin pernah melihat beberapa toko yang tidak hanya menjual produk mereka, melainnya mereka menjual merek dagang atau franchise bukan? Misalnya yang paling umum kita jumpai yaitu Alfamart dan Indomaret, anda mengira bahwa mereka hanya menjual seluruh produk yang terpajang rapi di etalase toko? Jawabannya tidak. Selain produk-produk itu, mereka aktif memasarkan merek dagang dengan harga yang cukup fantastis.


Semua itu tidak semudah yang anda bayangkan. Menjual merek dagang tidak semudah menjual produk utama anda. Justru inilah yang akan saya bahas di sini. Kita akan membahas cara membangun brand atau dengan kata lain yaitu branding.


Apa itu branding?


Jika kata brand berarti merek, maka pengertian branding adalah berbagai kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan tujuan untuk membangun dan membesarkan sebuah brand atau merek.


Kesuksesan dari hasil ini akan memberikan value terhadap suatu brand. Maka tidak heran jika banyak brand atau merek yang di jual lisensinya dengan nominal yang sangat besar. Sebab proses membangun brand tersebut banyak melewati trial and error.


Cara Membangun Brand


1. Target Audience


Jika anda bertujuan membangun brand untuk dikenal dan dipakai oleh orang banyak, maka anda perlu mengutamakan audience sebagai calon customer anda.
Brand yang berorientasi dan bercirikan kewanitaan tidaklah mungkin untuk ditargetkan kepada market yang isinya pria dewasa.

Akan terasa aneh jika brand yang berorientasi pada produk kecantikan kemudian menargetkannya kepada pria dewasa pula.
Anda perlu melihat dan menganalisis target audience yang seperti apa yang merepresentasikan brand anda.


2. Memiliki Misi yang Jelas


Brand yang baik adalah brand yang mampu menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat dan mampu membangun nilai positif.
Dengan misi yang jelas, dapat dipastikan bahwa brand yang anda bangun dapat bersaing di pasaran. Belajarlah untuk menempatkan misi pada audience yang tepat hingga akhirnya keputusan akan sepenuhnya ada pada audience dengan konversi pembelian yang tinggi.

Baca Juga: Tips Memilih Perusahaan Fintech


3. Analisis Pesaing


Anda tidak perlu meniru dan membuat sedetail mungkin brand dengan hasil jiplak. Anda tidak perlu meniru sepersis mungkin. Anda cukup menggunakan bantuan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). 
Amati suatu brand yang menurut anda konsepnya kurang lebih sama, kemudian tiru bagian-bagian yang anda merasanya akan mempersingkat dan mengefisienkan waktu jika meniru brand tersebut, namun anda perlu melakukan modifikasi pada apa yang telah anda amati dan tiru.


4. Analisis Brand Pribadi


Artinya anda perlu tahu potensi dan keunikan apa yang anda miliki. Sehingga meskipun pada kenyataannya anda memiliki brand yang kurang lebih sama konsepnya dengan brand kompetitor, setidaknya anda tidak khawatir dengan hal itu.
Brand yang akan anda bangun akan besar jika anda mampu memahami potensi dari brand itu sendiri.


5. Buat Logo Brand


Logo berperan penting sebagai identitas suatu brand. Kepopuleran suatu brand bisa dilihat dari berapa banyak orang yang kenal dengan logo brandmu. 
Dengan hanya melihat logo, orang akan tahu bahwa brand milik anda berada di sekitar mereka. Kemungkinan brand anda akan digunakan sangat besar. Oleh karena itu, jangan sepelekan logo dalam suatu brand.


6. Buat slogan Brand


Sebagian dari anda mungkin bertanya apa fungsi dari slogan untuk suatu brand? jelas bahwa slogan merepresentasikan brand anda. Orang akan tahu dengan jelas bahwa itu adalah brand A hanya dengan melihat ataupun membaca slogan.


Bagi anda mungkin tidak asing dengan slogan “Mengatasi masalah tanpa masalah” bukan? nah slogan ini adalah identitas yang menunjukkan bahwa ada pegadaian di sekitar anda hehe. Tanpa berpikir panjang orang sudah tahu bahwa pegadaian adalah bisnis yang bergerak di bidang apa hanya dengan melihat logo dan slogan.


7. Mendapatkan Feedback


Untuk membangun brand yang besar, anda perlu kiranya meminta audience ataupun konsumen anda untuk memberikan ulasan terkait dengan brand itu.
Anda bisa dengan meminta mereka memberikan penilaian secara objektif, kritik, ataupun kesan terhadap cara pelayanan suatu brand.


Baca Juga: Cara menentukan konsep coffee shop


Itulah mungkin beberapa cara atau tips membangun brand dari awal agar bisa besar. Anda dapat membaca beberapa referensi di situs ini. Semoga dapat membantu anda yang berkeinginan dan menginginkan cara membangun brand.

Fanli Untukmu pemahamanmu, untukku pemahamanku.

0 Response to "7 Cara Membangun Brand dari Awal agar Bisa Sukses"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel